Gadai BPKB Mobil Perorangan Ilegal Bikin Kesal? Ketahui Ciri-ciri yang Ilegal dan Legal Berikut!

Memulai sebuah bisa tentunya menjadi sebuah tantangan bagi baru, mengingat juga ada resiko yang harus ditanggung di balik usaha tersebut, salah satu diantaranya adalah resiko kerugian jika seandainya tidak berjalan secara lancar. Selain itu modal awal juga dibutuhkan untuk memulai sebuah usaha. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan modal guna kepentingan bisnis ini. Salah satu diantaranya adalah dengan meminjam uang baik itu dalam bentuk KTA atau kredit multiguna layaknya gadai barang.

 

Gadai BPKB mobil perorangan bisa jadi salah satu pilihan terbaik bagi Anda, apalagi jika berbicara mengenai nilai pinjaman yang berani ditawarkan juga cukup besar dengan menggunakan mobil sebagai agunan. Bahkan semakin mahal harga kendaraan tersebut di pasaran, memungkinkan plafon pinjamannya juga jadi kian besar. Namun sebelum mulai menggadaikan barang yang Anda inginkan, maka tetap ada kesempatan untuk berpikir terlebih dahulu mengenai resikonya. Apalagi jika seandainya sampai salah dalam memilih lembaga gadai.

 

Sekarang ini cukup marak diantara lembaga gadai ilegal yang sangat merugikan masyarakat. Hendaknya Anda mengenali ciri-cirinya sehingga tidak sampai salah dalam memilih, yaitu:

 

  1. Suku bunga tinggi, mengenakan suku bunga yang tinggi bagi nasabahnya, sehingga membuat pembayaran hutang juga terasa memberatkan, bahkan begitu merugikan.
  2. Tidak memiliki penaksir harga yang sudah tersertifikasi, umumnya dalam menggadaikan barang maka akan ada seorang penaksir harga, dialah yang bertugas untuk memberikan nilai berapa nilai barang gadai Anda dan juga pemberian pinjamannya. Namun lembaga gadai ilegal umumnya tidak memiliki penaksir yang sudah bersertifikasi, sehingga seenaknya dalam menentukan harga barang, bahkan terkadang jauh di bawah standard pasaran.
  3. Belum terdaftar dalam OJK, perusahaan di Indonesia diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, jika seandainya belum terdaftar dalam OJK, maka belum teruji keamanannya. Mereka juga beroperasi tanpa pengawasan dari OJK, sehingga kemungkinan besar bisa menyebabkan masalah kepada nasabah.
  4. Barang jaminan yang tidak diasuransikan, selanjutnya dari segi barang gadai atau jaminan tersebut juga tidak dilindungi keamanannya dengan asuransi, sehingga jika sampai terjadi sesuatu pada barang gadai, maka pihaknya tidak akan mau bertanggungjawab.
  5. Tidak memiliki tempat untuk menyimpan barang gadai di outlet resminya.

 

Sementara itu untuk gadai legal sendiri memiliki beberapa ciri, yaitu:

 

  1. Sudah terdaftar dalam OJK dan juga telah diawasi dalam operasinya.
  2. Bunga yang diberikan relatif kecil, yaitu sekitar 1,5 persen perbulan.
  3. Barang yang digadaikan jenisnya juga beragam, tak hanya kendaraan saja, melainkan juga bisa perhiasan, sertifikat rumah, tanah sampai dengan emas.
  4. Terjamin keamanan barang yang digadaikan, karena memang barang tersebut sudah dilindungi dengan asuransi. Sehingga tidak perlu khawatir jika seandainya terjadi sesuatu pada barang gadai tersebut. Karena sepenuhnya tanggung jawab berasal dari perusahaan gadai tersebut.
  5. Memiliki jasa taksir yang sudah bersertifikasi, dengan adanya jasa taksir yang bersertifikasi maka nantinya nasabah tak perlu kebingungan jika ingin mengetahui nilai jualnya. Sehingga tidak akan merugikan nasabahnya.

 

Itulah diantaranya ciri dari lembaga gadai BPKB mobil perorangan yang legal dan juga ilegal. Jadi jangan sampai salah pilih, karena ini berhubungan dengan keamanan Anda sebagai nasabah. Di Indonesia lembaga keuangan yang satu ini jumlahnya sangatlah banyak, hanya saja belum tentu semuanya aman dan sesuai dengan kebutuhan Anda.